JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan menurun, setelah kemarin ditutup melorot 1,54 persen ke posisi 7.065.
Koreksi IHSGdi perdagangan Senin (2/6) dipengaruhi penurunan harga pada 453 saham, sedangkan sebanyak 195 saham terpantau menguat dan ada 161 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi tercatat Rp22,24 triliun atau merosot dibandingkan Rabu pekan lalu yang mencapai Rp23,05 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesiaaksi jual investor asing akan menjadi sentimen negatif bagi pergerakan IHSG di perdagangan hari ini.
Kemarin, net foreign sell di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp2,73 triliun.
“IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan melemah, dengan level support di posisi 6.980 dan 6.985, sedangkan resistance-nya di level 7.150 dan 7.235,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Selasa (3/6).
Namun demikian, tim riset menyebutkan bahwa penguatan tiga indeks utama di bursa Wall Streetakan menjadi sentimen positif bagi IHSG.
Pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jonesditutup naik tipis 0,08 persen, S&P 500 meningkat 0,41 persen dan Nasdaq berakhir menguat 0,67 persen.















