JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan naik, setelah di akhir pekan lalu ditutup menguat 0,66 persen ke level 7.214.
Penguatan IHSGdi perdagangan Jumat (23/5) ditopang kenaikan harga pada 280 saham, sedangkan 315 saham tercatat menurun dan ada 211 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi sebesar Rp12,15 triliun atau merosot dibandingkan sehari sebelumnya Rp14,1 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, rencana pemerintah yang akan memberikan stimulus fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, berpeluang menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG.
“IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan menguat, dengan level support di posisi 7.160 dan 7.105, sedangkan resistance-nya di level 7.270 dan 7.320,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Senin (26/5).
Tim riset menyebutkan, pergerakan IHSGjuga akan mendapatkan katalis positif terkait berlanjutnya aksi beli bersih yang dilakukan oleh investor asing.
Pada perdagangan Jumat pekan lalu, net foreign buy di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp514,17 miliar.














