“Walaupun penguatan IHSG tidak sepenuhnya didominasi oleh saham-saham big caps, namun jika IHSG sudah berhasil menembus supply zone, maka saham-saham big caps yang masih tertinggal bisa menjadi pilihan,” papar William.
Secara teknikal, kata dia, IHSG telah mengakhiri pola sideways yang selama ini dibatasi oleh supply zone 6.754, sehingga laju indeks berpotensi untuk melanjutkan penguatan hingga akhir pekan.
Resistance breakout memungkinkan untuk terjadinya fase retest, namun hanya berupa koreksi sehat yang bisa menjadi peluang untuk menambah koleksi saham.
Dia menambahkan, pelemahan dolar AS dan penguatan harga CPO telah memberi sinyal awal pada kenaikan harga saham sektor perkebunan.
“Hari ini kami memproyeksikan IHSG berpotensi untuk bergerak mixed dalam kecenderungan menguat, dengan range pergerakan di level 6.754-6.843,” ujar William.
Lebih lanjut dia menyampaikan, untuk perdagangan hari ini, WH Project merekomendasikan kepada para pelaku pasar agar mengakumulasi pembelian saham BMRI, AALI, SMGR dan INCO.















