“Selama ini, data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) masih mencampur kepemilikan saham di bawah 5% dan di atas 5%. MSCI menginginkan rincian yang lebih komprehensif per segmen,” katanya di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
IHSG hari ini sempat turun ke level terendah di 8.187,735. Turunnya IHSG hari ini dipicu oleh anjloknya harga saham 753 emiten. Sementara harga saham hanya 37 emiten ditutup naik dan 16 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Rabu (28/1/2026).
Emiten yang harga sahamnya ditutup anjlok pada Rabu ini, antara lain, TLKM terpuruk 11,93% jadi Rp3.470 per saham. BBCA turun 6,33% jadi Rp7.025, UNVR turun 3,88% jadi Rp1.980, ASII turun 1,98% jadi Rp6.175, dan BMRI turun 5,20% ke harga Rp4.560 per saham.
Selain itu, saham BBRI turun 6,02% jadi Rp3.590 per saham. ANTM turun 4,12% jadi Rp4.420, BRMS turun 11,67% jadi Rp1.105, DEWA anjlok 14,93% jadi Rp570, ADRO turun 3,49% jadi Rp2.210, GOTO turun 7,69% jadi Rp60, BUMI turun 14,53% jadi Rp294, dan AMMN turun 10,26% ke harga Rp7.000 per saham.
Sedangkan harga saham WAPO naik 34,04% jadi Rp252 per saham. STAR naik 24,80% jadi Rp780, BOGA naik 24,74% jadi Rp1.790, BALI naik 23,84% jadi Rp1.740, NICK naik 12,55% jadi Rp1.390, AGAR naik 12,10% jadi Rp278, dan KAQI naik 11,25% ke harga Rp89 per saham.















