“Jika IHSG anjlok lebih dari 20%, BEI akan melakukan trading suspend, yaitu pemberhentian perdangan hingga akhir sesi atau lebih dari satu sesi perdagangan, setelah mendapatkan persetujuan atau perintah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (08/4/2025).
Harga saham BBCA anjlok 8,53% jadi Rp7.775 per unit. BMRI turun 10,19% jadi Rp4.670, BBRI turun 10,12% jadi Rp3.640, BBTN turun 8,47% jadi Rp810 dan BBNI merosot 4,95% ke harga Rp4.030 per saham.
Selain itu, saham TLKM turun 4,98% jadi Rp2.290 per unit. ASII turun 8,94% jadi Rp4.480, BREN anjlok 13,82% jadi Rp4.740, AMMN turun 14,23% jadi Rp4.610, BRPT turun 9,15% jadi Rp645, AADI turun 11,88% jadi Rp5.750, dan ADRO turun 10,84% ke harga Rp1.645 per saham.
Total volume saham yang berpindahtangan pada Selasa (08/4/2025) ini mencapai 22,785 miliar saham senilai Rp20,948 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.428.404 kali. Nilai transaksi ini naik signifikan dibandingkan Rp11,023 triliun Kamis (27/3/2025).
Adapun kapitalisasi pasar pada Selasa (08/4/2025) ini tercatat sebesar Rp10.310.803 triliun, turun dari Rp11.155.864 triliun, Kamis (27/3/2025).
Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Selasa (08/4/2025) ditutup menguat, kecuali indeks Straits Times turun 2,01%. Sedangkan Nikkei 225, Shanghai dan Hang Seng ditutup naik masing-masing 6,03%, 1,58% dan 1,51%.















