Ririn menjelaskan bahwa anak yatim akan mendapatkan berbagai fasilitas, termasuk jaminan kesehatan dan beasiswa.
“Anak yatim akan diberikan yang namanya jaminan kesehatan, dibayarin BPJS-nya. Selain itu juga diberikan bantuan pangan, dan juga diberikan yang namanya beasiswa. Mulai dari SD, SMP, dan SMA, bahkan dimasukkan dalam program satu keluarga, satu sarjana agar anak yatim yang tidak mampu, bisa jadi sarjana. Bagus nggak programnya?” tuturnya diiringi tepuk tangan para pendukung.
Imam juga menyampaikan program yang ditujukan untuk anak muda. Termasuk juga membuka lapangan pekerjaan dan peningkatan taraf ekonomi.
“Untuk anak-anak milenial dan Gen Z, insya Allah kita bangun Depok juga dengan pesta. Karena dengan pesta ini melambangkan keekonomian kita akan tumbuh. Tapi semua akan dilandasi dengan kearifan lokal. Kita juga akan memberikan lowongan kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, setuju?” katanya.
Mengakhiri kampanye, Imam mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat Depok.
“Terakhir, kami mengucapkan mohon maaf, seribu maaf kepada seluruh warga Depok yang telah terganggu atas kampanye pada hari ini maupun kampanye-kampanye sebelumnya,” pungkasnya.
Pasangan Imam-Ririn optimis program-program yang mereka tawarkan dapat membawa Kota Depok menjadi lebih maju, sejahtera, dan inklusif.















