JAKARTA – Manajemen PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), emiten produsen bahan bangunan plastik menargetkan pendapatan sebesar Rp4,2 triliun pada 2025, tumbuh sekitar 8,3% dibandingkan realisasi pendapatan Rp3,87 triliun pada 2024. Adapun laba Perseroan diproyeksikan naik 11,2% menjadi Rp600 miliar pada tahun 2025.
Seperti tergambar dalam materi paparan publik yang disampaikan manajemen IMPC ke BEI, dikutip Kamis (22/5/2025), Perseroan akan konsisten meluncurkan produk yang inovatif serta memperluas jangkauan pasar ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) lainnya, serta ke Australia maupun Selandia Baru.
Di samping itu, Perseroan juga akan menjaga dan mempertahankan pangsa pasar melalui strategi komunikasi dan aktivasi merek yang agresif dan terus aktif menjajaki peluang akuisisi, baik perusahaan lokal maupun internasional. Langkah ini dilakukan Perseroan untuk mencapai target pendapatan pada tahun ini.
Manajemen Perseroan mengalokasikan dana belanja barang modal atau Capex (capital expenditure) sebesar Rp345 miliar pada tahun 2025. Dana capex tersebut sebesar 44% akan digunakan oleh Perseroan untuk bangunan, sekitar 42% untuk mesin, dan sisanya 14% untuk kendaraan, peralatan kantor, dan perlengkapan pabrik.














