JAKARTA-Langkah PT Waskita Karya mengimpor tiang pancang untuk proyek Light Rail Transit (LRT) di Palembang Sumatera Selatan dinilai sebagai hal yang wajar. Karena hal ini semata-mata demi mengejar target. “Proyek tersebut harus selesai bulan Juni 2018, kalau hanya mengandalkan produksi dalam negeri tidak akan selesai,” kata Ketua Komisi VI DPR, Teguh Juwarno di Jakarta, Rabu (15/11/2017).
Menurut Teguh, memang sebaiknya BUMN Konstruksi menggunakan produk lokal demi penghematan dana negara. “Kita prioritaskan produk lokal tapi jangan karena alasan itu menghalangi penyelesaian proyek. Jadi janganlah alergi dengan produk import,” tambahnya
Teguh memaklumi proyek infrastruktur yang besar-besaran membutuhkan kesiapan komponen lokal yang cepat. Oleh karena itu berbagai cari ditempuh. “Ya kalau memang produksi dalam negeri tidak memungkinkan? Sementara mereka dikejar target penyelesaian proyek segera. Sebagai sebuah aksi korporasi pasti ada target yang harus dicapai,” imbuhnya.
Lebih jauh kata Teguh, pihaknya sudah menelusuri soal impor tiang LRT tersebut kepada Waskita. “Saya sudah melakukan klarifikasi ke Waskita. Dan mereka mengakui memang melakukan impor tiang pancang dari luar negeri,” ucapnya.













