Diakui Enny, program dan teknis penganggaran pembangunan tidak konsisten. Sehingga penyerapan anggarannya bermasalah dan terlambat. Hal itu bisa dilihat dari dilaksanakannya Murembangnas lebih dulu dari Musrembangda.
Seharusnya, kata Enny, Musrembangda dulu yang dilaksanakan, baru kemudian Musrembangnas. Karena Musrembangda akan menjadi basis untuk Musrembangnas.
“Jangan semua diputuskan di meja Jakarta, sementara pelaksanaan APBD di daerah,” pungkasnya. **aec















