John menjelaskan, tujuan investasi pada XISC ini untuk memberikan pertumbuhan optimal atas nilai investasi pada efek bersifat ekuitas yang diterbitkan korporasi dengan konsentrasi investasi pada 20 saham BUMN.
Ia menambahkan, produk ini diharapkan mampu menghimpun income berkisar Rp500 juta-Rp1 triliun dalam setahun. “Return yang bisa diperoleh dari produk ini bisa mencapai 20-30 persen,” tegasnya.
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) berinisiatif menjadi investor awal pada ETF BUMN ini yang sekaligus mendukung program pemerintah sesuai arahan Kementerian BUMN. “Apa yang kami lakukan ini kiranya bisa dilakukan BUMN asuransi, bahkan seluruh perusahaan di industri asuransi serta perusahaan BUMN lain dalam mengambil peluang investasi ke saham-saham BUMN,” kata Direktur Utama Jiwasraya, Hendrisman Rahim. (TMY)















