JAKARTA, BERITAMONETER.COM – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) atau disebut ITM menargetkan total volume produksi batubara sebesar 5,1 juta ton, dan total volume penjualan sebesar 6,8 juta ton pada kuartal I 2026. Hal itu dikemukakan Teuku Parvinanda, Corporate Communication ITMG.
Pada tahun 2025, strategi Perusahaan difokuskan pada penguatan ketahanan operasional dan disiplin biaya di seluruh kegiatan pertambangan, dan pembangunan fondasi yang solid bagi pengembangan bisnis jangka panjang.
Salah satu fokus pengembangan pada operasional bisnis inti adalah penguatan berkelanjutan klaster Melak melalui struktur manajemen integrasi sejumlah tambang Perusahaan yang menciptakan pemanfaatan bersama sumberdaya dan infrastruktur, dan efisiensi organisasi. Penerapan strategi ini akan berkontribusi terhadap pelaksanaan operasional yang lebih konsisten serta pengawasan yang lebih efektif atas seluruh aktivitas pertambangan.
“Di luar operasi inti batubara, tahun 2025 juga menjadi fase lanjutan dari diversifikasi yang terukur dan selaras dengan agenda transisi energi yang bertanggung jawab,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (06/3/2026).
Pada segmen energi terbarukan, ITMG melanjutkan pengembangan portofolio pembangkit listrik tenaga surya melalui proyek atap (rooftop) dan pembangkit surya berskala utilitas (solar farm).















