SURABAYA-Dalam meningkatkan ekspor,para pelaku usaha harus memiliki kepekaan terhadap selera pasar yang sangat dipengaruhi oleh gaya hidup, ekonomi, sosial, dan budaya. Penguasaan dan pemanfaatan teknologi untuk menghasilkan produk yang berkualitas juga sangat diperlukan untuk memperbesar kemungkinan produk tersebutditerima oleh konsumen global.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Gusmardi Bustami pada acara seminar “Korean Market Access Seminar for Food Products of Indonesia” di di Hotel Meritus Surabaya City Centre, Surabaya Rabu (21/8).
Seminar yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan ASEAN-Korea Centre (AKC) tersebut ditujukan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para pelaku usaha Indonesia dalam meningkatkan kualitas produk yang sesuai dengan selera pasar, serta memberikan panduan dalam menentukan strategi pemasaran yang efektif termasuk prosedur ekspor, khususnya ke negara Korea.
Dalam upaya memenangkan persaingan di pasar global,pemerintah terus berupaya melakukan strategi yang komprehensif untuk dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja ekspor Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menerapkan penetrasi dan diversifikasi ke pasar-pasar di Asia termasuk Korea, Eropa,Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, serta Australia-Oceania.














