JAKARTA-Guna dapat meningkatkan kontribusi terhadap perolehan devisa negara, badan usaha Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, yakni Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI/Indonesia Eximbank) mengaku tengah mempersiapkan para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk memasuki pasar ekspor.
“Sebagai salah satu SMV dari Kementerian Keuangan, kami merupakan lembaga keuangan khusus pemerintah yang salah satu kegiatannya adalah memberikan pembiayaan kepada eksportir atau pelaku usaha berorientasi ekspor, agar dapat meningkatkan daya saing produk maupun jasa di pasar global,” kata Direktur Pelaksana II Indonesia Eximbank, Maqin U Norhadi di Jakarta, Kamis (16/12).
Dia mengatakan, Indonesia Eximbank berupaya mendorong peningkatan kualitas produk UKM dan menciptakan iklim usaha yang kondusif untuk menggenjot ekspor barang lokal.
Sehingga, para pelaku UKM yang memiliki daya saing diyakini akan mampu memiliki peran dalam manambah kontribusi terhadap perolehan devisa negara.
Maqin mencontohkan, salah satu strategi Indonesia Eximbank untuk meningkatkan daya saing produk UKM dengan mematangkan pemahaman para pelaku usaha terhadap aktivitas bisnis yang berorientasi ekspor.
Saat ini, LPEI sedang mendorong peningkatan kualitas pelaku UKM maupun produk ekspor melalui program Coaching Program for New Exporters (CPNE).














