JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Pemerintah Indonesia menyepakati penyuntikan dana investasi awal sebesar 1 miliar dolar AS (Rp16,65 triliun, kurs = Rp16.655 per dolar AS) usai bergabung menjadi anggota New Development Bank (NDB).
NDB merupakan lembaga keuangan multilateral yang dibentuk oleh BRICS – organisasi kerja sama internasional yang didirikan oleh Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan.
“New Development Bank dan pemerintah sudah sepakat untuk memberikan dana 1 miliar (dolar AS) untuk investasi (di) New Development Bank. Jadi, kita (Indonesia) menjadi anggota dan langsung berpartisipasi aktif dalam persiapan New Development Bank,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada ANTARA di Jakarta, Senin (1/12).
Airlangga Hartarto mengatakan investasi tersebut menunjukkan peran aktif Indonesia dalam mempererat kerja sama negara-negara selatan (global south) melalui BRICS, meneruskan semangat penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika.
Airlangga Hartarto menuturkan bergabungnya Indonesia dengan NDB diharapkan dapat membuka akses pasar baru dan memperkuat kolaborasi ekonomi dengan sesama negara berkembang yang menjadi kekuatan ekonomi utama di dunia.
Selain meningkatkan kolaborasi dengan anggota BRICS, pemerintah Indonesia juga terus menyeimbangkan diplomasi ekonominya dengan Blok Barat dan negara-negara Pasifik.













