R&I memandang positif komitmen pemerintah dalam melakukan reformasi struktural, termasuk reformasi subsidi energi.
Reformasi subsidi ini telah memberikan ruang bagi sektor fiskal untuk dapat meningkatkan alokasi pengeluaran terkait penyediaan infrastruktur dan sektor produktif lainnya sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus D.W. Martowardojo menegaskan ketahanan perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian perekonomian dan volatilitas keuangan global telah diakui lembaga pemeringkat.
“Selanjutnya, jalinan koordinasi yang semakin sinergis antara kebijakan moneter dan fiskal merupakan faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih sehat seiring dengan upaya reformasi struktural yang sedang berlangsung,” terangnya.















