“Momentum ini harus dimanfaatkan sebagai alarm untuk bergerak lebih serius menuju Indonesia yang mandiri energi. Ketahanan energi adalah pondasi bagi ketahanan ekonomi nasional,” pungkasnya.
Sebelumnya, pemerintah melalui PT Pertamina secara resmi menaikkan harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp12.500 per liter dari harga sebelumnya Rp12.100 per liter.
Pertamina juga menaikkan harga BBM non-subsidi, di antaranya Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, dan Dexlite.
Santer beredar kabar jika kenaikan harga BBM disebabkan sejumlah faktor.
Selain karena konsumsi masyarakat meningkat, kenaikan harga BBM juga disebabkan faktor eskalasi perang antara Israel dan Iran.















