JAKARTA-Perlambatan ekonomi global akan mendorong para investor untuk menempatkan dananya di negara-negara berpenduduk besar. Selain India, Indonesia juga masih menjadi negara primadona tujuan investasi bagi investor asing.
“Selama ada opportunity di negara-negara berpopulasi besar, maka saat ini investor akan fokus mengarah ke sana,” ujar Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Abiprayadi Riyanto, di Jakarta, Selasa, (27/1).
Menurutnya, dengan adanya perlambatan ekonomi global yang terjadi, Indonesia sedang menjadi incaran investor asing untuk masuk ke pasar modal maupun investasi langsung asing (Foreign Direct Investment/FDI).
“Inikan karena, populasi yang besar akan menjadi driver penguatan fundamental ekonomi suatu negara,” tukasnya.
Dia meyakini, meski Federal Reserve AS menaikan suku bunga, namun capital outflow atau dana yang keluar tidak akan terlalu signifikan.
“Pada dasarnya memang, jika bunga The Fed naik, dana yang dari luar negeri cenderung akan pulang lagi,” ucapnya.
Sementara itu, guna dapat menekan nilai capital outflow, Indonesia diharapkan untuk memperkuat dukungan domestik melalui pendalaman pasar.
“Penguatan ini dilakukan dengan meningkatkan variasi produk reksa dana atau pun dana pensiun,” tegasnya.













