JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Sektor industri pengolahan kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai motor penggerak perekonomian nasional dengan kinerja yang terus menunjukkan penguatan sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan industri pengolahan tahun 2025 telah mencapai 5,30 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,11 persen.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa kinerja positif tersebut tidak terlepas dari kontribusi industri agro yang konsisten menjadi penopang utama industri pengolahan nonmigas.
“Per Desember 2025 industri agro mencatatkan kontribusi sebesar 52,09 persen terhadap PDB industri pengolahan non migas. Capaian ini menunjukkan peran penting sektor industri agro dalam memperkuat struktur industri nasional,” ungkap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada keterangannya di Jakarta, Selasa (3/3).
Menperin menegaskan, Kementerian Perindustrian terus berkomitmen untuk memperkuat daya saing industri agro, termasuk penguatan industri pengolahan kakao nasional.
Kemenperin bersama dengan Asosiasi Kakao Indonesia (ASKINDO) menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu tumpuan industri pengolahan kakao (grinding) di kawasan Asia dan Global.















