Seperti saat ini, yang telah memfasilitasi mendatangkan kembali sebanyak 8 juta vaksin COVID-19 yang berasal dari perusahaan farmasi Sinovac Biotech.
Dengan begitu, jumlah total yang dimiliki oleh Indonesia saat ini dalam bentuk bulk maupun vaksin mencapai sebanyak 91.910.000 juta dosis.
Artinya, kini pemerintah telah mampu melakukan vaksinasi kepada 45.500.000 orang, apabila dihitung satu orang melakukan dua dosis.
“Dengan hitungan dua dosis satu orang, berarti itu cukup buat masyarakat di atas 37 juta,” tuturnya.
Diakuinya, vaksin merupakan pilar utama untuk mengubah keadaan bangsa Indonesia dari dampak buruk COVID-19 di berbagai sektor ekonomi menjadi lebih baik.
Bahkan, dapat membawa kondisi perekonomian bangsa menjadi seperti semula layaknya tahun-tahun sebelum terjadi pandemi.
Dengan begitu, pertumbuhan perekonomian tahun ini akan terdongkrak naik sesuai dengan target yang ditetapkan.
“Tahun ini kita akan mulai tumbuh lagi seperti tahun-tahun sebelum pandemi yaitu 4 hingga 5 persen di akhir tahun ini,” pungkasnya.














