“Dalam konteks ini produk asuransi yang tepat ya asuransi mikro. Karena yang mikro ini sangat cocok dengan asuransi syariah. Sehingga dengan asuransi mikro ini kami tidak mencari untung yang besar,” tandasnya.
Menurutnya, berdasar perkiraan dan perkembangan laju perekonomian nasional san global di 2016, pihaknya yakin industri asuranai syariah tetap akan bertumbuh walaupun diperkirakan tidak sebesar pertumbuhan dari awal pertumbuhan sampai tahun 2013.
“Makanya untuk menggenjot pertumbuhan dan market share, kami yerus konaiaten pengembangan saluran distribusi syariah baru melalui kementerian,” kata dia.
Kementerian yang ia maksud adalah, Kementerian Koperasi dan UMKM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta program pengembangam agen melalui institusi syariah seperti Ponpes. (TMY)















