Setia menambahkan, ekspor CRC kali ini juga memperlihatkan sinergi kuat antara PT KBI sebagai industri penggilingan baja dengan PT Krakatau Steel sebagai penyedia bahan baku hulu.
“Kolaborasi ini mencerminkan kekuatan ekosistem industri baja dalam negeri dalam merespons permintaan global,” jelasnya.
Dirjen ILMATE pun menekankan pentingnya keberlanjutan dan inovasi bagi industri baja nasional.
“Industri besi dan baja memiliki peran krusial dalam memperkuat perekonomian nasional melalui penciptaan nilai tambah dan ekosistem hulu-hilir yang terintegrasi. Kami mendorong pelaku industri untuk terus meningkatkan kualitas produk, mengembangkan inovasi bernilai tambah tinggi, serta menerapkan proses produksi yang efisien dan ramah lingkungan,” tegasnya.
Setia menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada PT KBI.
“Keberhasilan ini kami harap dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri lain untuk terus meningkatkan daya saing dan memperluas pasar ekspor, sehingga industri Indonesia semakin diperhitungkan di kancah global,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT KBI Arief Purnomo menuturkan, keberhasilan ekspor ini merupakan hasil komitmen perusahaan dalam menjaga mutu produk dan layanan.
Menurutnya, pasar ekspor ke depannya akan menjadi salah satu kekuatan penjualan bagi perusahaan.















