Pada kesempatan tersebut, Corporate Sales Director Aladin Travel, Joneka Kandou mengatakan, pembentukan IHT untuk mendorong pengembangan industri pariwisata dan kesehatan dalam upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi dan pelayanan medis di Indonesia.
“Hal ini tentunya membutuhkan keterlibatan banyak pihak, baik pemerintah maupun swasta untuk menempatkan posisi Indonesia sebagai destinasi pilihan wisata medis dunia,” kata Joneka.
Rencananya, Grand Opening IHT yang bertema “Professional Meets Local Wisdom” akan dilaksanakan di Bali pada awal 2022.
Joneka berharap, penyelenggaraan IHT bisa terlaksana secara berkelanjutan, sehingga bisa menempatkan Indonesia sebagai destinasi wisata medis terbesar di Asia Tenggara dan masuk ke daftar 40 besar destinasi wisata medis dunia.
Sebelumnya, pemerintah mencanangkan pembentukan Indonesia Health Tourism Board (IHTB) untuk mengembangkan industri wisata medis.
Program ini menjadi pokok bahasan dalam Rapat Koordinasi Pembentukan IHTB yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
Menurut Luhut, tujuan utama pembentukan IHTB untuk menaungi dan mengembangkan wisata kesehatan di Indonesia dan diharapkan dapat meminimalisir ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi medis di Indonesia, serta meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional.













