“Keadaan fasilitas sarana dan prasaran pendidikan di Propinsi Riau Temuan survei menunjukan 60,90 % dari 1984 responden menilai bahwa kinerja gubenur petahana dalam hal pembangunan fasilitas pendidikan tidaklah ada bedanya dengan pemerintahan sebelumnya, hanya sebatas misi pada saat kampanye saja agar memperoleh banyak suara tanpa ada aktualisasi.
“Temuan survey lainnya yaitu masyarakat menilai bahwa keadaan fasilitas sarana dan prasarana infrakstruktur dan transportasi di Propinsi Riau sangat buruk dan ini terekam dalam jawaban 60,7 % masyarakat berpendapat keadaan fasilitas sarana dan prasaran infrakstruktur dan transportasi di Riau sudah baik sedangkan yang mengatakan tetap atau tidak ada perubahan hanyalah 15,8 % dan yang mengatakan baik hanya 23,8 %, diakibatkan banyak APBD yang bocor alias di korupsi dan kurang maksimalnya penyerapan anggaran dalam Program Peningkatan Sarana dan Prasarana infrastruktur dan transportasi,” tandasnya.
“Karena itu gubernur Riau mendatang perlu melakukan pengembangan dan peningkatan prasarana transportasi tersedianya Master Plan Transportasi, Rencana Umum Jaringan Transportasi Jalan (RUJTJ), dan Tataran Transportasi yang bersifat lokal,” imbuhnya.













