“Dari hasil survei diketahui bahwa Ketika masyarakat Jakarta yang telah menyatakan pilihan pada kedua paslon tersebut di dapati, sebanyak 12,1 persen responden adalah warga yang masih mungkin mengubah pilihannya seusai pilihannya sejak awal , Kemudian 7,3 persen responden ragu-ragu, 63,3 persen responden menyatakan tak akan mengubah pilihannya, sedangkan 17,3 persen responden tidak menjawab atau rahasia,” paparnya.
Dikatakan Sutisna, Hasil Survei yang dilakukan pihaknya, diprediksi Pasangan Anies-Sandi akan memimpin Jakarta periode 2017-2022.
“Kita diprediksi pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno akan terpilih sebagai Kepala Daerah Jakarta yang baru mengantikan Basuki Tjahaya – Djarot Syaiful,” katanya.
Survei digelar sejak 6 sd 13 April 2017 mengambil sample sebanyak 2660 warga Jakarta yang memiliki Hak pilih dan tercantum namanya dalam DPT pada pilkada DKI Jakarta putaran kedua 19 April 2107.
Sample dipilih secara acak di 44 kecamatan yang tersebar 260 Kelurahan di provinsi DKI Jakarta dengan mengunakan teknik multistage Random sampling dengan Margin of Error +/- 1.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Untuk Demografi Responden berdasarkan jenis kelamin terdiri dari Wanita sebanyak 49,3 persen dan Laki – Laki sebanyak 50,7 persen ,berdasarkan tingkat pendidikan Tidak Lulus SD – Lulus SD sebanyak 12,3 persen , Tidak Lulus SMP dan Lulus SMP sebanyak 17,3 persen ,Tidak Lulus SLTA dan Lulus SLTA sebanyak 43,7 persen ,Lulusan D3 sd S2 sebanyak 26,7 persen












