“Inflasi administered prices tercatat rendah sebesar 3,36% (yoy) sejalan dengan minimalnya kebijakan terkait tarif dan harga barang dan jasa yang diatur Pemerintah,” imbuhnya.
Secara bulanan urainya, inflasi IHK pada Desember 2018 juga terkendali sesuai dengan pola musimannya. Inflasi IHK mencapai 0,62% (mtm), meningkat dari inflasi bulan lalu sebesar 0,27% (mtm) dipengaruhi oleh pola permintaan akhir tahun.
Kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 1,55% (mtm), meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan lalu (0,23%, mtm). Inflasi volatile food terutama bersumber dari komoditas telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, beras, dan ikan segar.
Inflasi kelompok administered prices sebesar 1,20% (mtm), meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan lalu sebesar 0,52% (mtm). Peningkatan inflasi kelompok ini terutama bersumber dari kenaikan inflasi angkutan udara, tarif kereta api, dan tarif angkutan antar kota.
Inflasi inti tercatat 0,17% (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi bulan lalu sebesar 0,22% (mtm). Inflasi inti terutama bersumber dari komoditas air kemasan, nasi dengan lauk, kontrak rumah, dan besi beton.













