JAKARTA-Bank Indonesia (BI) mencatat inflasi pada Maret 2019 tetap rendah dan terkendali. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Maret 2019 tercatat sebesar 0,11% (mtm), setelah bulan lalu mengalami deflasi sebesar 0,08% (mtm).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko menjelaskan, inflasi bulan ini dipengaruhi kenaikan inflasi administered price, sedangkan inflasi kelompok inti melambat dan kelompok volatile food kembali mencatat deflasi.
“Dengan perkembangan ini, inflasi IHK secara tahunan mencapai 2,48% (yoy), melambat dari inflasi bulan lalu sebesar 2,57% (yoy),” jelasnya.
Untuk itu, Ke depan, BI tetap konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna memastikan inflasi tetap rendah dan stabil dalam kisaran sasaran inflasi sebesar 3,5±1% pada 2019.
Menurutnya, inflasi kelompok administered prices meningkat didorong kenaikan tarif angkutan udara.
Kelompok administered prices pada bulan Maret 2019 mengalami inflasi sebesar 0,08% (mtm), sedikit meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,06% (mtm).
Peningkatan inflasi tersebut terutama bersumber dari kenaikan tarif angkutan udara sedangkan kelompok bensin dan tarif listrik mencatat deflasi.















