JAKARTA–– Pembangunan infrastruktur tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing. Namun juga pemerataan hasil-hasil pembangunan di luar Pulau Jawa, terutama daerah perbatasan. Salah satu provinsi perbatasan dengan negara tetangga Malaysia adalah Kalimantan Utara (Kaltara).
Untuk itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan di Provinsi Kaltara melalui penyediaan infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) yang langsung dirasakan manfaatnya seperti penataan kawasan, Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), peningkatan jalan lingkungan, renovasi sarana pendidikan, dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Long Midang.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan infrastruktur kerakyatan selain untuk memacu pertumbuhan ekonomi juga bertujuan mengurangi kesenjangan pembangunan antar kawasan, serta ketimpangan taraf hidup masyarakat.
Pada kawasan perdesaan, Ditjen Cipta Karya pada tahun 2019 telah mengerjakan peningkatan jalan lingkungan sepanjang 380 meter di Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kaltara. Pembangunan perkerasan jalan rigid tersebut menggunakan dana APBN sebesar Rp 4,5 miliar.















