JAKARTA-Kendala sulitnya pengoperasian yang menimpa sebagian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya mengharuskan pemberhentian layanan kepada masyarakat. PT Pertamina (Persero) melaporkan sebanyak 14 dari 741 SPBU terpaksa tidak beroperasi akibat banjir hingga keadaan kembali normal.
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menyatakan faktor keamanan serta pengoperasian menjadi pertimbangan utama.
“Data yang kami terima dari Pertamina ada 14 SPBU yang berhenti beroperasi. Genangan air yang cukup tinggi menyulitkan petugas setempat mengoperasikan SPBU,” kata Agung di Jakarta, Kamis (2/10).
Unit Manager Communication Relation & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami menjelaskan layanan SPBU akan segera kembali dibuka setelah surutnya air.
“Tentunya jika kondisi sudah pulih dan aman untuk operasional SPBU akan segera beroperasi normal kembali,” jelas Dewi.
Sebagian besar SPBU yang masih beroperasi, sambung Dewi, bisa menjadi alternatif bagi masyarakat, terutama di wilayah yang tidak terkena banjir.
Lebih lanjut, Dewi merinci SPBU yang sementara tidak beroperasi diantaranya :















