Dia menyampaikan, SUPR merupakan salah satu perusahaan menara telekomunikasi terdepan di Indonesia, dengan 6.780 menara dan 12.500 penyewaan, serta lebih dari 9.000 kilometer jaringan kabel fiber optic.
Selain menyewakan menara telekomunikasi, SUPR juga menyediakan layanan fiber optic backhaul capacity dan layanan lain yang terkait dengan operator jaringan telekomunikasi hingga penyedia jasa internet.
“Protelindo melihat bahwa portofolio milik SUPR akan semakin melengkapi portofolio yang dimiliki oleh Protelindo saat ini. Transaksi pengambilalihan ini akan memperkuat posisi Protelindo sebagai perusahaan tower independen terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 28.300 tower dan hampir 53.000 tenant, serta rasio tenancy mendekati 1,9x”.
Manajemen TOWR menyebutkan, SUPR memiliki fokus signifikan atas pendapatan dari Top-3 operator, sehingga akuisisi ini akan semakin memperkuat profil pelanggan Tier-1 Protelindo.
Selanjutnya, Protelindo akan melakukan integrasi terhadap portofolio milik SUPR ke dalam milik Protelindo secara efektif untuk meminimalisir gangguan operasional kepada pelanggan.













