Lebih jauh Yana menjelaskan, seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk modal kerja Perseroan, termasuk namun tidak terbatas untuk pembelian material utama, material pembantu, material consumables, serta biaya gaji, lembur tenaga kerja, akomodasi serta mobilisasi tenaga kerja.
Sedangkan dana yang diperoleh Perseroan dari pelaksanaan waran seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran, maka akan digunakan untuk modal kerja Perseroan, termasuk namun tidak
terbatas untuk pembelian material utama, material pembantu, material consumables, serta biaya
gaji, lembur tenaga kerja, akomodasi serta mobilisasi tenaga kerja.
Yana menambahkan, melalui penawaran saham ini, Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan segmen pasar di high-end industry melalui kerjasama dengan lebih banyak konsultan di berbagai industri termasuk konsultan di industri oil & gas, kontraktor EPC luar negeri yang mengerjakan proyek di Indonesia, dan memperbanyak proyek EPC dengan nilai yang besar.
Dengan demikian, Perseroan dapat melakukan ekspansi dalam jangka panjang sehingga memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) yang telah berkontribusi mendukung pertumbuhan Perseroan.











