Dengan sentimen pasar yang optimis, banyak investor baru diyakini akan terlibat, baik untuk investasi jangka panjang maupun perdagangan harian.
“Kenaikan harga Bitcoin yang melampaui 100 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,58 miliar merupakan tonggak penting dalam perjalanan aset digital ini, yang mencerminkan kepercayaan yang semakin besar terhadap Bitcoin sebagai kelas aset utama,” kata dia.
Selama ini, data historis menunjukkan lonjakan harga Bitcoin sering diikuti oleh aliran likuiditas ke altcoin, yang pada akhirnya mendorong diversifikasi portofolio dan memperbesar nilai transaksi kripto secara keseluruhan.
Di tengah tren positif ini, Iqbal menekankan urgensi memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, sehingga harus fokus pada edukasi bagi investor dan masyarakat secara keseluruhan agar tak terjebak dalam euforia pasar tanpa memahami risiko yang melekat pada investasi kripto.
“Edukasi adalah kunci untuk membantu investor membuat keputusan yang bijak dan menghindari kerugian yang tidak perlu. Kami ingin memastikan bahwa setiap investor memahami cara kerja aset digital dan potensi risikonya,” ungkap Iqbal.
Pada hari Jumat (6/12), Bitcoin sempat mencapai rekor tertinggi 103.630 dolar AS sebelum ditutup pada 97.093 dolar AS.













