“Rumors di masyarakat sudah parah, terkait ajakan menarik dana beramai-ramai dari bank. Jadi, jaga likuiditas, kesehatan dan profitabilitas bank,” tegas Fathan.
Hal senada disampaikan ekonom CORE Indonesia, Piter Abdullah yang menyebutkan bahwa sikap OJK yang mengizinkan KB Kookmin Bank untuk menguasai 37,6 persen saham BBKP merupakan langkah penyelamatan bagi industri perbankan nasional yang sekaligus mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Perbankan memang harus dijaga. Jika ada masalah seperti Bukopin dan asing mau menyelamatkan, maka hal itu harus segera dimanfaatkan. Tidak perlu lagi bicara asing dan non asing. Ketentuan di kita juga sudah membolehkan asing masuk, apalagi sistem keuangan sudah mengglobal,” papar Piter.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), Ryan Kiryanto mengungkapkan, saat kondisi perekonomian penuh ketidakpastian, maka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama para bankir harus menjaga ekosistem perbankan agar tetap sehat dan kuat.
Upaya menjaga ekosistem tersebut, lanjut Ryan, industri perbankan harus meningkatkan kualitas aset, menjaga ketersediaan likuiditas, mendorong efisiensi secara optimal dan menjaga kepercayaan antarbank.













