Intan mendorong agar kegiatan pelajar ini lebih diintensifkan, terlebih kegiatan yang orientasinya memupuk semangat kebersamaan di tengah keberagaman.
Kegiatan seperti ini menciptakan ruang-ruang kreatif yang lebih banyak memberikan peluang bagi para pemuda untuk berperan di dalamnya.
Apalagi, kehidupan generasi muda saat ini dihadapkan pada era transformasi digital yang membentuk pola pikir modern semakin terbuka.
“Jauhi narkoka dan barang haram lainnya. Masa muda harus lebih banyak diisi dengan kegiatan dan aktifitas positif, kreatif dan produktif,” tandasnya.
Intan berpesan kegiatan ini dapat memotivasi diri untuk selalu berbuat yang lebih baik dalam pergaulan di tengah-tengah masyarakat.

Dalam arus teknologi dan informasi yang perkembangannya sangat pesat, segala informasi atau budaya dari luar dapat mempengaruhi generasi muda. Oleh karena itu diperlukan pendidikan dan penanaman karakter sejak dini melalui penerapan nilai-nilai keteladanan yang berakar pada agama, budaya, kewarganegaraan dan budi pekerti.
Karena itu, menanamkan nilai-nilai positif yang dapat menjadi acuan sikap generasi muda agar mampu mengenali, memahami dan memberikan apresiasi terhadap keanekaragaman budaya.
Kegiatan ini sebagai proses persemaian Wawasan Kebangsaan serta menumbuh kembangkan karakter dan jatidiri pelajar.














