Namun demikian, sentimen positif bagi rupiah datang dari kenaikan Euro yang dipicu hasil pemilu Cyprus yang dimenangkan oleh pimpinan partai konservatif Nikos Anastasyades.
Kemenangkan Nikos ini sesuai dengan espektasi pelaku pasar sehingga cukup melegakan pasar karena presiden terpilih ini pro-Eropa seiring kesediaannya melakukan program penghematan.
Kondisi itu, kata dia menumbuhkan optimisme bahwa Eropa dan Siprus bisa memulai membahas negosiasi untuk bailout.
Hanya saja, penguatan rupiah tipis.
Sebab, pasar cenderung konsolidasi terkait hasil pemilu parlemen di Italia.
“Sentimen dari rilis data Jerman di akhir pekan lalu turut berimbas positif kepada pergerakan rupiah,” pungkas dia.















