JAKARTA–Covid 19 menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia untuk semakin sadar akan pentingnya memiliki dana darurat dan pentingnya melakukan investasi.
Hal itu tercermin dari minat menabung dan investasi masyarakat Indonesia yang mengalami kenaikan yang cukup pesat dalam 2 tahun terakhir.
Berdasarkan data per Juni 2022 menunjukkan bahwa simpanan masyarakat mampu tumbuh sebesar 9,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Selain menyimpan data di perbankan, masyarakat juga kian tertarik untuk melakukan investasi di pasar modal.
Meningkatnya investasi juga berbanding lurus dengan bermunculannya aplikasi investasi di Indonesia, salah satunya adalah Investly.
Investly merupakan aplikasi investasi sosial yang memungkinkan orang untuk terhubung, belajar, dan berinvestasi bersama dengan teman, masyarakat terpercaya, dan pakar.

Luthfi Dunav Herzegovian selaku CEO Investly mengatakan bahwa trend investasi di Indonesia kini semakin inklusif, dimana banyak generasi muda mulai sadar akan investasi.
Selain itu, masyarakat juga disuguhkan dengan beragam opsi.
“Investly hadir karena melihat minat masyarakat yang tinggi untuk berinvestasi terutama pada generasi muda yang juga perlu dibentengi dengan pemahaman literasi yang baik. Hal tersebut bertujuan agar masyarakat mengambil investasi sesuai dengan kapasitas risiko yang mampu ditanggungnya,” ujar Luthfi pada acara Grand Launching Investly di Maestro Cafe & Space yang turut dihadiri oleh Gekrafs DKI di Jakarta, Kamis (25/8/2022)














