Pada aksi korporasi ini, manajemen ADMR menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia sebagai penjamin pelaksana emisi Efek.
Distribusi saham secara elektronik (Tanggal Emisi) akan dilakukan pada 30 Desember 2021, maka pencatatan di BEI bergeser menjadi pada 3 Januari 2022 dari sebelumnya diagendakan pada 30 Desember 2021.
Manajemen ADMR berencana menggunakan dana hasil IPO —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— untuk dipinjamkan kepada perusahaan anak, PT Maruwai Coal sebesar 58,83 persen.
Sedangkan, sisanya akan digunakan oleh ADMR untuk membayar pokok utang kepada PT Adaro Energy Tbk (ADRO). Per 31 Agustus 2021, jumlah utang ADMR kepada ADRO mencapai USD186,9 juta.














