JAKARTA-Manajemen PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (SSM), calon emiten bidang distributor dan instalasi perangkat global positioning systems (GPS) untuk otomotif dan logistik berencana melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) sebanyak 1,10 miliar saham baru pada 02-05 Oktober 2023 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Menurut manajemen SSM dalam prospektus, dikutip Jumat (15/9), jumlah saham Perseroan yang ditawarkan itu mewakili 20,83% dari modal ditempatkan dan disetor SSM setelah IPO saham dengan nominal Rp10 per unit.
Harga saham SSM yang ditawarkan kepada publik berada di rentang Rp100 sampai dengan Rp120 per saham.
Dana segar yang berpotensi diraup SSM maksimal Rp132 miliar.
IPO ini didahului dengan penawaran awal (book building) pada 14-19 September 2023.
Untuk IPO SSM, PT KB Valbury Sekuritas dan PT Shinhan Sekuritas Indonesia ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi Efek.
Bersamaan dengan IPO saham, Perseroan juga menerbitkan sebanyak 1,10 miliar waran seri I.
Setiap pemegang satu saham baru berhak memperoleh satu waran seri I, dimana setiap pemegang satu waran seri I berhak membeli satu saham baru Perseroan dengan harga pelaksanaan Rp130 per saham.
Jika semua pemegang waran seri I melaksanakan haknya, Perseroan nantinya akan memperoleh tambahan modal Rp143 miliar.














