JAKARTA – PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) memutuskan untuk membanderol harga penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp900 per saham, sehingga melalui aksi korporasi ini perseroan bisa menghimpun dana masyarakat di pasar primer mencapai Rp200,1 miliar.
Berdasarkan Prospektus terkait rencana IPO PSAT yang dikutip Rabu (2/7), emiten di bidang angkutan laut ini akan melepas saham ke publik sebanyak 222.353.000 lembar bernilai nominal Rp800 per saham atau setara dengan 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Dengan penetapan harga pelaksanaan Rp900 per saham, maka melalui IPO ini PSAT bisa meraup uang public mencapai Rp200,1 miliar.
Pada aksi korporasi ini manajemen perseroan menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) sebagai penjamin pelaksana emisi Efek.
Adapun periode penawaran umum (offering) atas saham IPO PSAT berlangsung mulai hari ini hingga 4 Juli 2025, pendistribusian saham secara elektronik (Tanggal Emisi) pada 7 Juli 2025 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan terlaksana pada 8 Juli 2025.
Rencananya, sebesar Rp175 miliar dari dana hasil IPO —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan oleh PSAT untuk penyetoran modal kepada anak usaha, PT Pancaran Karya Shipping (PKS), sementara itu sisanya akan digunakan untuk keperluan modal kerja perseroan berupa bahan bakar kapal.













