JAKARTA – Ketua Indonesia Police Watch Sugeng Teguh Santoso mencurigai ada agenda terselubung Polda Jawa Tengah (Jateng) di balik rencana memeriksa secara serentak terhadap 176 kepala desa dari Karanganyar, Jawa Tengah, di Markas Polda Jateng pada 27-29 November 2023.
Pasalnya, pemanggilan 176 kepala desa ini oleh Ditreskrimsus Polda Jateng terasa janggal dan baru pertama kali terjadi.
“Apalagi pemanggilan ini menjelang Pemilu 2024, dimana tiga kabupaten di Jawa tengah yang menjadi sasaran pemeriksaan adalah kantong suara PDI Perjuangan. Dikhawatirkan ada penilaian politis dalam pemeriksaan oleh Polda Jateng,” kata Sugeng Teguh Santoso dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin 27 November 2023.
Lebih lanjut Sugeng mengungkapkan, pemeriksaan serentak terhadap semua kepala desa di Kabupaten Karanganyar ini menimbulkan pertanyaan dan spekulasi .
“Apakah benar Polda Jateng akan membuat terang dugaan pidana atau apa ada agenda politik tertentu. Pemeriksaan pidana dugaan korupsi tentu dapat menekan psikologis kepala desa yang diperiksa,” tanyanya.
Keanehan yang nyata terjadi, lanjut Sugeng Teguh Santoso, adalah surat pemberitahuan klarifikasi adanya dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh kepala desa tersebut tidak langsung diberikan kepada kepala desa yang bersangkutan.













