Jika pemerintah pusat ataupun daerah, dengan alasan apapun, tidak mampu menyelesaikan kasus intoleransi tidak hanya di Yogyakarta, diusulkan, peniadaan kata Bhinneka Tunggal Ika yang ada dalam lambang Burung Garuda. Dengan mengutip filsuf Indonesia, Drijarkara SJ, Muliawan mengatakan bahwa Sila Kedua Pancasila adalah kunci dan sila paling penting, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Karena, jika bangsa Indonesia “tidak manusiawi, adil dan beradab”, maka sia-sialah sila-sila yang lain dan bahkan sila-sila lain dapat berubah menjadi jahat dalam praktiknya.
Selain itu, Muliawan menyerukan kepada siapa pun para pendukung masing-masing Capres, untuk tidak mengotori Pilpres dengan tindakan kekerasan dengan berkedok atas nama apa pun. Isu agama dapat dengan mudah memancing masyarakat bertindak irasional dan anarkis.
ISKA juga menyayangkan aparat kepolisian yang kurang bisa mengantisipasi dua kejadian kekerasan dalam pekan yang sama di Yogyakarta. Ia melihat bahwa kejadian ini terjadi secara sistematis dan terorganisasi. “Polisi harus bisa mengungkap aktor intelektual dibalik peristiwa kekerasan di Yogyakarta ini,” tutur Muliawan.
Polisi, katanya, harus menunjukkan dedikasinya bahwa mereka adalah pengayom masyarakat. Sebab, selama ini aparat kepolisian kurang tegas dalam menindak pelaku kekerasan atas nama agama.











