“Mudah-mudahan segera ada keputusan,” ujarnya.
Dari konsolidasi yang dilakukan, baik ke Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), Brimob, juga ke Alim Ulama itu,menurut Seskab, Presiden berharap tidak ada demonstrasi pada 25 November nanti.
“Kalau ini sudah diputuskan secara terbuka, transparan dan betul-betul memenuhi keinginan dan harapan publik tanpa ada tekanan apapun kepada penegak hukum, maka harapannya adalah tidak ada demo lagi,” harapnya.
“Negara ini memang negara hukum, bukan berdasarkan tekanan kekuatan politik siapapun yang melakukan itu,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan Presiden Jokowi bertemu dengan para tokoh yang terlibat langsung dalam aksi demonstrasi 4 November lalu, Seskab menegaskan, Presiden bisa berkomunikasi dengan siapa saja.
“Tetapi yang jelas Presiden tentunya melakukan komunikasi dengan tokoh-tokoh yang kemudian diharapkan bisa menentramkan persoalan ini. Jadi itu yang dilakukan,” ujarnya.
Setkab memastikan akan terus membangun komunikasi dengan berbagai elemen anak bangsa.
Komunikasi ini terbangun bukan karena peristiwa 4 November, tetapi bangsa ini membutuhkan kerjasama yang positif sesama anak bangsa.
“Presiden memang menjadwalkan untuk bertemu secara langsung dengan prajurit yang bertugas, misalnya di Paskas, di Kostrad, kemudian dengan alim ulama dan seterusnya. Jadi masih ada lagi,” pungkasnya.













