Pengamat Sumber Daya Alam, Moch. Chabibi Syafiuddin, memberikan dukungan penuh dan menyebut konsolidasi lima grup besar tersebut sebagai momentum penting dalam pembenahan industri tambang.
“Penunjukan SANTRI Grup sebagai kontraktor tunggal adalah langkah strategis. Ketika lima grup besar sepakat menunjuk satu entitas, ini menunjukkan visi jangka panjang dan keseriusan untuk menata ulang pertambangan,” kata Chabibi kepada wartawan, Senin, 17 November 2025.
Ia juga menilai kerja sama SANTRI Grup, Talenta Putera Utama sebagai kombinasi kuat untuk mendominasi pasar urukan di Jawa Timur.
“Talenta Putera Utama punya pengalaman mengerjakan proyek mega skala seperti PIK. Jika digabung dengan cadangan material ratusan tambang milik SANTRI Grup, ini paket lengkap,” jelasnya.
Chabibi menambahkan bahwa keberadaan SANTRI Grup sebagai pemain besar yang legal dan patuh regulasi akan meningkatkan daya saing Jawa Timur, serta memberi kepastian hukum bagi investor.
“Ini momentum positif. Di tengah upaya pemerintah memberantas tambang ilegal, kehadiran perusahaan yang terintegrasi dan patuh aturan sangat penting bagi iklim bisnis,” ujarnya.
Sementara, Khalilur menegaskan Santri Grup akan tetap berpegang pada prinsip tata kelola pertambangan yang sesuai perundang-undangan.















