JAKARTA-Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyebutkan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi model pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi.
Sekjen Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Mulyono mengatakan pembangunan IKN sebagai ibu kota negara baru akan menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan Indonesia muncul sebagai negara maju yang diakui dunia.
Dayana Kazakhstan dan PKN sebut perpindahan Ibu Kota menjadi langkah strategis. Karena, menurut Mulyono, Ibukota Indonesia, Jakarta, saat ini menghadapi tantangan yang serius terkait dengan kemacetan lalu lintas yang parah dan kualitas udara yang buruk.
“Di tengah kondisi ini, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dengan tegas mendukung rencana pemindahan ibukota negara di Kalimantan Timur,” kata di Jakarta pusat Jumat, (18/8/2023).
Mulyono mengatakan bahwa PKN percaya bahwa pemindahan ibukota adalah langkah strategis yang tak hanya akan mengatasi permasalahan Jakarta, tetapi juga akan memberikan dampak positif pada keseluruhan keberlanjutan Indonesia.
“Sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan visi ini, PKN memandang bahwa pendekatan ibukota nusantara adalah jalan yang tepat,” imbuh Mulyono.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Gusti Lesek mengatakan bahwa pembangunan Ibukota di luar pulau Jawa tersebut sejalan dengan semangat Indonesia Centris, yang mengusung gagasan bahwa Indonesia tidak hanya berpusat di Pulau Jawa.














