SURABAYA-Jamaah Haji yang akan berangkat maupun yang telah berangkat diimbau untuk menjaga kondisi fisik, agar saat menjalankan ibadah kondisinya tetap prima. Kondisi fisik secara prima sangat dibutuhkan, karena perjalanan dan intensitas kegiatan saat ibadah haji cukup padat. Apabila jamaah haji tidak mempersiapkan kondisi fisik jauh hari, peluang terganggunya kesehatan cukup tinggi.”Selain mencari ridho, jamaah haji harus menjaga kesehatan agar selamat dan bisa menunaikan ibadah haji dengan lancar, “ pesan Gubernur Jatim, Soekarwo saat melepas Jamaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Surabaya, tahun 2014 di Asrama Haji Surabaya, Senin (1/9).
Selama pelaksanaan haji jelasnya, pemerintah ikut menjaga kesehatan para jamaah haji. Salah satunya dengan melakukan pengecekan kesehatan kepada para jemaah yang akan berangkat. Salah satu standarisasinya memberikan vaksin meningitis.”Pemberian vaksin tesebut dikarenakan kekhawatiran akan adanya virus ebola yang menyerang beberapa wilayah di timur tengah,” tegasnya.
Vaksin meningitis adalah vaksin yang disuntikkan kepada para jamaah haji dan umrah, dengan tujuan mencegah penularan meningitis meningokokus (radang otak) antar jamaah.
Selain menjaga kondisi fisik, Pakde Karwo menambahkan agar para jemaah haji menaati peraturan yang telah ditentukan oleh panitia penyelenggara haji. Hal tersebut sangat penting, karena keselamatan prioritas utama panitia penyelenggara haji.















