Dia mengatakan peranan anak muda adalah memperbaiki sebarang kelompongan yang ada untuk bangsa terus maju. “Percayalah bahwa asas Pancasila yang telah disiapkan itu sangat mantap untuk diteruskan. Sambut, dan perindahkan, itulah namanya berkemajuan, kalau (Pancasila) diganggu, rakyat Indonesia akan rugi besar,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Nasional Duta Joko Widodo, Joanes Joko menyampaikan bahwa pertemuan ini berlangsung sangat hangat. Ini adalah awal komunikasi dan relasi antara generasi muda 2 negara serumpun. Selain itu juga dibicarakan mengenai bidang ekonomi dan kebudayaan antara UMNO Johor dan Duta Joko Widodo sebagai salah satu bentuk mempererat kerjasama ‘soft power’ kedua negara.
Pada kesempatan ini Delegasi UMNO Johor mengundang Jaringan Duta Joko Widodo untuk hadir membagikan pengalamannya pada Konvensi UMNO di Malaysia pada November 2016. Jaringan Duta Joko Widodo yang merupakan salah satu organ relawan non partisan yang pada pilpres 2014 lalu menggerakkan dukungan untuk kemenenangan Jokowi menjadi Presiden ke-7.














