“Upaya kami dalam meningkatkan kinerja perusahaan melalui kerja sama dengan mitra strategis telah menunjukkan hasil sesuai dengan harapan. Ekspansi yang kami lakukan di wilayah Indonesia Timur juga telah memperlihatkan potensi pendapatan yang semakin baik dan meningkat.” katanya.
Menurut Shanti, laporan keuangan IPCM triwulan III 2025 menunjukkan kinerja yang lebih baik dengan kenaikan pendapatan mencapai sebesar 15,50% YoY menjadi Rp1,09 triliun dari Rp946,62 miliar. Dari sisi laba, Perseroan mampu mencatatkan kenaikan sebesar 16,16% YoY dari sebelumnya Rp121,10 miliar menjadi sebesar Rp140,67 miliar.
Kontribusi utama pendapatan IPCM diperoleh dari jasa pelayanan kapal yakni sebesar Rp1,06 triliun atau 96,62% dari total pendapatan, naik 15,22% YoY. Hal ini didukung oleh peningkatan kinerja pada beberapa wilayah operasi eksisting maupun wilayah operasi baru di Indonesia bagian timur.
Sepanjang tahun 2025, jelas Shanti, IPCM menerapkan strategi bisnis di berbagai aspek meliputi peningkatan kerja sama dengan para mitra strategis dan asosiasi, optimalisasi pelayanan, kesiapan armada, kru kapal, perawatan kapal, pembaruan alat produksi dalam bentuk pembangunan kapal serta efektivitas pola kerja.














