JAKARTA-Isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) kembali menyeruak menjelang Pemilu Presiden 2019. Presiden Joko Widodo bahkan dengan lantang menyatakan akan “menggebuk” PKI, jika organisasi terlarang itu kembali muncul.
Benarkah PKI kembali bangkit? Ataukah kebangkitan PKI tersebut hanya isu, alias mimpi di siang bolong? Jika kebangkitan PKI tersebut hanya isu, mengapa kembali muncul atau dimunculkan? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang dijawab dalam diskusi bertajuk “Kebangkitan PKI: Isu Atau Realitas?” di Balai Sarwono, Rabu (14/6).
Diskusi menghadirkan para pakar yaitu peneliti utama LIPI, dan pakar sejarah Indonesia Dr. Asvi Warman Adam, pengamat politik dari Universitas Presiden, mantan Menristek Kabinet Gusdur Prof. Dr. Muhammad A.S. Hikam, APU, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Tubagus Hasanuddin, dan Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UI Dr. Ade Armando.
Hadir sebagai “Penanggap Utama” yaitu Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Indonesia Marhaenis (PNI Marhaenis) Sukmawati Soekarnoputri.
Ikut hadir di antara peserta diskusi yang berjumlah 200 orang itu antara lain, Ketua Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan (YPKP) 1965/1966 Bedjo Untung, dan sejarawan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Baskara T. Wardaya, SJ. Diskusi dipandu Pemimpin Redaksi Indonews.id, Drs Asri Hadi, MA.













