JAKARTA-Menjelang pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp1,83 triliun, induk usaha PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) yakni PT Widodo Makmur Perkasa (WMP) mengaku telah menerapkan prinsip environmental, social and governance (ESG) dalam proses bisnis dan strategi pertumbuhan.
Hal itu disampaikan oleh CEO Widodo Makmur Perkasa, Tumiyana dalam keterangan pers yang dikirim melalui surat elektronik, Senin (15/11).
Perlu diketahui, Widodo Makmur Perkasa bergerak di bidang consumer goods dan komoditas agrikultur yang terintegrasi secara holistik dengan lima lini bisnis, yaitu livestock, meat processing, poultry, commodity, serta construction and energy.
“Prinsip ESG ini memang menjadi salah satu pedoman utama kami dalam menjalankan bisnis di sektor pangan ini. Kami tidak hanya akan berfokus kepada pertumbuhan bisnis, serta memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham perusahaan nantinya. Namun, kami juga berusaha untuk memberikan nilai tambah bagi seluruh elemen masyarakat,” papar Tumiyana.
Widodo Makmur Perkasa berencana melakukan IPO sebanyak 8,3 miliar saham bernilai nominal Rp20 lembar yang setara dengan 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Dengan harga penawaran sekitar Rp160-Rp220 per saham, maka melalui aksi korporasi ini perseroan akan memperoleh dana berkisar Rp1,33 triliun-Rp1,83 triliun.












