Selain mengedepankan integrasi antara kelima lini bisnisnya dalam proses dan strategi pertumbuhan bisnis, Tumiyana menegaskan bahwa inisiatif ESG ini juga sebagai katalis dalam proyeksi pertumbuhan ke depan.
Berbagai inisiatif yang telah dijalankan oleh WMP, antara lain instalasi panel surya pada berbagai fasilitas milik perusahaan untuk mendukung kebutuhan energi dalam aktivitas perusahaan, serta pengembangan fasilitas pengolahan limbah peternakan menjadi biofertilizer dan energi biogas untuk mendukung kebutuhan dari perkebunan jagung yang akan dikembangkan WMP.
Adapun instalasi panel surya pada fasilitas perseroan dibagi menjadi tiga tahap. Pada tahap pertama ini akan dibagi menjadi tiga fase, sedangkan fase pertama telah selesai dijalankan dan akan dilanjutkan ke fase kedua dan ketiga yang di targetkan rampung pada Semester I-2022.
Pada instalasi tahap pertama, WMP menargetkan instalasi panel surya berkapasitas 37,7 MWp dari total rencana perseroan untuk mengaplikasikan infrastruktur panel surya dengan total kapasitas 158 MWp di seluruh fasilitas produksi.
Sementara itu, WMP juga telah mengoperasikan fasilitas pengolahan limbah peternakan menjadi biofertilizer dan energi biogas. WMP menargetkan mampu menghasilkan 21.528 m3 energi biogas per hari melalui fasilitas pengolahan limbah yang sedang dikembangkan.












