Sementara itu, pemantauan di empat daerah lainnya yaitu Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Daerah Istimewa Yogyakarta akan dilaksanakan pada minggu ke-2 Desember.
Lebih lanjut, Mendag mengatakan, pengawalan kelancaran pasokan bapokakan dilaksanakan mulai 16–20 Desember 2019di 45 kota yang tersebar di 15 provinsi.
“Melalui pemantauan pasar yang rutin dilaksanakan Kemendag, harga bapok yang stabil diharapkan akan terus berlanjut, baik di Solo, maupun di kota lainnya. Kami ingin masyarakat dapat merayakan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 dengan tenang tanpa mengkhawatirkan adanya gejolak harga bapok di pasar. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat,” pungkas Mendag.













